Kamis, 23 April 2009

WAHYU - Pelajaran 5 kw II

Pelajaran 5
25 April - 01 Mei 2009

WAHYU

Ayat Hafalan :
“Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta .” (Ibrani 1:1,2)


Bagi beberapa orang, Allah itu adalah kekuasaan yang jauh, yang pada saat tertentu dulu, telah membuat dunia ini bergerak hidup, tetapi sekarang tidak lagi mencampuri apa yang terjadi disini. Tentu saja hal itu bukanlah gambaran Allah di dalam Alkitab, yang justru ditunjukkan terus-menerus sebagai Bapa yang mengasihi, sang Pencipta yang selalu dan terus menaruh perhatian yang dalam terhadap ciptaan-Nya. Dia adalah Allah perjanjian, dan Dia berusaha untuk membangun ikatan di antara diri-Nya sendiri dan orang-orang diciptakan menurut gambar-Nya. Allah ini adalah komunikator yang hebat. Kata-kata manusia tidak dapat menjelaskan secara tepat tentang siapa dan apakah Allah itu, tetapi faktanya adalah Dia selalu dinyatakan sebagai Allah yang perlu berbicara dengan umat-Nya secara mutlak.
Segera setelah Adam diciptakan, Allah berbicara kepadanya. Didalam seketika setelah manusia yang pertama itu jatuh ke dalam dosa, Allah memanggilnya, Adam, "dimanakah engkau?" (Kej 3 :9). Dan sejak saat itu, Allah berbicara kepada manusia di dalam pelbagai cara (Ibr 1:1). Bahkan pada halaman akhir Alkitab kita dapat menemukan penegasan ini dalam panggilan Ilahi: "Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!'" (wah 22:17). Peekan ini kita akan mempelajari pelbagai cara Dia berbicara keepada kita dalam zaman ini.


************************************************************************
Allah bersabda sehingga dunia ini ada. Dia juga berbicara kepada semua orang yang mau mendengarkan.

************************************************************************


Minggu, 26 April 2009
"ALLAH MENYATAKAN DIRINYA MELALUI ALAM"
Allah telah mengelilingi kita dengan pemandangan alam yang Indah untuk menarik perhatian dan pikiran kita. Adalah maksud Allah supaya kita menghubungkan segala kemuliaan alam kejadian dengan tabiat-Nya.

Senin, 27 April 2009
"ALLAH BERBICARA MELALUI NURANI KITA"
Orang kristen percaya bahwa ALlah adalah pemberi hukum yang tertinggi, dan bahwa Dia telah menempatkan hati nurani kedalam setiap manusia, walau dosa telah menumpulkan sarana pemberian Allah ini untuk membuat keputusan moral.

Selasa, 28 April 2009
"ALLAH BERBICARA NABI-NABI"
Seorang nabi adalah seorang lelaki atau seorang perempuan yang berbicara atas nama Allah. Kata-katanya memiliki otoritas karena pekabaran itu berasal dari Allah.
Pemikiran yang jelas adalah bahwa nabi-nabi itu tidak membuat sendiri pembicaraannya, melainkan hanya meneruskan apa yang telah didengarnya dari Allah.

Rabu, 29 April 2009
"ALLAH MENYATAKAN DIRINYA DALAM FIRMANNYA"
Banyak hal yang telah dinyatakan Allah melalui para nabi-Nya di masa lalu belum dituliskan dalam Alkitab. Namun beberapa dari wahyu Allah itu, yang telah diterima oleh beberapa orang selama lebih dari seribu lima ratuh tahun, sudah dituliskan. Himpunan dari tulisan-tulisan inilah Alkitab.

Kamis, 30 April 2009
"KRISTUS: ALLAH DATANG KEPADA KITA DALAM PRIBADI"
Menerima surat dari seseorang secara teratur dalam waktu yang cukup lama, membuat kita mengenali orang tersebut secara lebih intim. Menerima sebauh gambar menyatakan sisi lain dari orang tersebut. Tetapi Anda tidak akan sungguh-sungguh mengenali orang itu sampai Anda benar-benar menggunakan waktu bersama-sama. Oleh karna dosa kita tidak lagi dapat berhubungan dengan Allah.
Tetapi Allah memberikan gambaran yang sepenuhnya menganai diri-Nya sendiri kepada kita, dan ini telah dilakukannya melalui Yesus.

Jumat, 01 Mei 2009
RANGKUMAN


KIRANYA NAMA TUHAN SAJA YANG DITINGGIKAN dalam diskusi kita
Selamat Belajar dan Berdiskusi !

Bacaan Renungan Pagi - Mei 2009

Bacaan Renungan Pagi - Mei 2009

01 Mei - TIDAK ADA PEMISAHAN

Kamis, 16 April 2009

"KEHIDUPAN" - Pelajaran 4 kw II

Pelajaran 4
18 - 24 April 2009

KEHIDUPAN

Ayat Hafalan :
“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala

kelimpahan.” (Yohanes 10:10b)


Orang-orang pada zaman sekarang hidup lebih lama daripada generasi yang sebelumnya, terutama orang-orang yang hidup di dunia yang sudah berkembang. Dan itu, tentu saja, baik. Namun, hidup dalam waktu yang lama itu satu hal, tetapi bagaimana dengan kualitas kehidupa itu sendiri?
kadangkala para dokter membuat segala macam tindakan yang berani untuk mempertahankan kehidupan yang dibuat-buat, sekalipun orang itu hanya tinggal memiliki sedikit saja kualitas kehidupan, kalau ada.

Tetapi kualitas kehidupan tidaklah dibatasi pada tingkat kesehatan fisik yang dapat diterima; namun mempunyai penerapan yang lebih luas. Apakah yang kita lakukan dengan tahun-tahun yang telah diberikan kepada kita? Apakah kita hidup di dalam hubungan yang memuaskan dengan sesama manusia dan lebih dari segalanya, dengan sang Pencipta kita? ini adalah pertanyaan-pertanyaan penting bagi semua orang yang telah mendapatkan karunia kehidupan.


************************************************************************


Kehidupan aitu adalah karunia dari ALlah saja. Sekarang setelah kita memiliki kehidupan, apakah

artinya itu bagi kita? Bagaimana kita menjalani kehidupan itu? Oleh karena itu adalah

karunia, kita ini berada dibawah kewajiban yang mulia untuk memelihara kehidupan

kita, baik secara fisik maupun secara rohani. Pada saat yang sama, kepercayaan kita

kepada Yesus membawa kita ke dalam persekutuan dengan orang-orang yang percaya

lainnya, dan kita menjadi bagian dari suatu keluarga yang baru, baik di surga maupun

di atas dunia, dan semuanyan itu haruslah memberikan pengaruh terhadap kualitas

kehidupan yang kita miliki disini sekarang.

************************************************************************


Minggu, 19 April 2009
"KARUNIA KEHIDUPAN SECARA FISIK"

Senin, 20 April 2009
"PEMELIHARAAN JASMANI"

Selasa, 21 April 2009
"KEHIDUPAN ROHANI"

Rabu, 22 April 2009
"KEHIDUPAN SOSIAL"

Kamis, 23 April 2009
"KELIMPAHAN HIDUP"

Jumat, 24 April 2009
RANGKUMAN


KIRANYA NAMA TUHAN SAJA YANG DITINGGIKAN dalam diskusi kita
Selamat Belajar dan Berdiskusi !

Rabu, 08 April 2009

"PENGHARAPAN" - Pelajaran 3 kw II

Pelajaran 3
11 - 17 April 2009

PENGHARAPAN

Ayat Hafalan :
“Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat.” (1 Petrus 3:15)

Abad keduapuluh diawali dengan perasaan optimis yang tinggi. Sejak permulaan zaman pencerahan, optimisme telah mendominasi cara berpikir dunia barat. Sebagai manusia, kita bukan hanya dapat menemukan seluruh kebenaran dengan akal sehat, kita juga mampu mendapatkan kesempurnaan moral. Hasil-hasil penemuan baru, cara-cara perjalanan yang baru, bertambahnya pengetahuan tentang pengobatan, dan pengenalan mesin-mesin canggih yang baru, serta terus berlangsungnya peningkatan moral kemanusiaan, akan dapat meningkatkan perbaikan semua segi kehidupan manusia. Namun sesudah terjadinya dua kali perang dunia, pembunuhan massal, ancaman nuklir, perang dingin, dan bahaya terorisme di seluruh dunia, segelintir orang saja yang memiliki kesadaran bahwa manusia sedang berada dalam proses menghancurkan lingkungan yang sebenarnya itu perlu untuk mempertahankan kehidupan manusia, sekarang hanya sedikit saja optimisme yang tinggal.

Walaupun demikian, masih ada pengharapan, bukan dalam apa yang dapat kita lihat atau dalam apa yang dapat kita lakukan, malainkan di dalam apa yang telah dijanjikan Allah kepada kita melalui Yesus, Anak-Nya.

***************************************************************************************
Sebagai pengikut Kristus, kita dapat memiliki pengharapan, bahkan di tengah-tengah dunia yang di dalamnya tidak memberikan apa-apa. Dan itu adalah oleh karena pengharapan ini tidak berdasarkan pada diri kita sendiri atau di atas apa pun yang ditawarkan oleh dunia ini. Pengharapan ini didasarkan semata-mata atas Yesus dan janji-janji-Nya kepada kita.

***************************************************************************************


Minggu, 12 April 2009
"PENGHARAPAN DI TENGAH-TENGAH DUNIA KITA"

Senin, 13 April 2009
"PENGHARAPAN DI SINI DAN SEKARANG"

Selasa, 14 April 2009
"PENGHARAPAN DI BALIK KUBUR"

Rabu, 15 April 2009
"PENGHARAPAN KEKAL"

Kamis, 16 April 2009
"KRISTUS PENGHARAPAN KITA"

Jumat, 17 April 2009
RANGKUMAN

KIRANYA NAMA TUHAN SAJA YANG DITINGGIKAN dalam diskusi kita
Selamat Belajar dan Berdiskusi !

"IMAN" - Pelajaran 2 kw II

Pelajaran 2
04 - 10 April 2009

IMAN

Ayat Hafalan :
“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman: itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri”. (Efesus 2:8,9)

Iman janganlah dirancukan dengan keyakinan yang rasional. Iman dalam pengertian secara Alkitab pada mulanya bukanlah berdasarkan pada pemikiran kita (walaupun hal itu tidak masuk akal atau tidak rasional!); atau juga di dasarkan atas emosi-emosi kita (walau emosi juga memegang peranan). Iman adalah suatu jaminan yang tertanam dalam-dalam, yang memberikan pengaruh kepada seseorang secara keseluruhan. Iman adalah suatu prinsip yang menguasai kehidupan. Iman adalah sarana, dengan mana kita menjangkau keluar dan meraih untuk menangkap janji-janji Allah yang tidak dapat kita lihat, namun kita yakini ada.

Ibrani 11:1 berbicara tentang “pokok” iman kita. William G. Johnsson, seorang ahli dalam buku ibrani, menganjurkan terjemahan yang paling baik adalah : “Iman adalah surat bukti hak milik dari apa yang kita harapkan, kepastian dari apa yang tidak kita lihat.”

***************************************************************
Iman adalah prinsip menuntun kehidupan orang Kristen. Tentang cara bagaimana kita hidup dan berhubungan dengan Allah dan dengan orang lain. Betapapun pentingnya pengakuan intelektual terhadap doktrin-doktrin, iman jauh melampaui dari sekedar itu saja.

***************************************************************


Minggu, 05 April 2009
"IMAN – SUATU KARUNIA DARI ALLAH"

Senin, 06 April 2009
"DASAR IMAN KITA"

Selasa, 07 April 2009
"MELATIH IMAN"

Rabu, 08 April 2009
"BERTUMBUH DALAM IMAN"

Kamis, 09 April 2009
"IMAN DI DALAM PRIBADI"

Jumat, 10 April 2009
RANGKUMAN

KIRANYA NAMA TUHAN SAJA YANG DITINGGIKAN dalam diskusi kita
Selamat Belajar dan Berdiskusi !

Kamis, 26 Maret 2009

"KASIH" - PELAJARAN 1 kw II


Pelajaran 1
28 Maret - 03 April 2009

"KASIH"

Ayat inti : Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya adalah kasih. (1 Korintus 13:13)




Minggu, 29 Maret 2009
"KASIH - TATANAN KEHIDUPAN"

Senin, 30 Maret 2009
"ALLAH PERJANJIAN LAMA - ALLAH YANG PENUH KASIH"

Selasa, 31 Maret 2009
"ALLAH PERJAJIAN BARU - ALLAH YANG PENUH KASIH"

Rabu, 1 April 2009
"SUATU SAMBUTAN KASIH"

Kamis, 2 April 2009
"KASIH YANG DIWUJUDKAN"

Jumat, 3 April 2009
RANGKUMAN


UNTUK MELURUSKAN PEMBAHASAN DISKUSI KITA
sebagai Garis Besar Pelajaran :
I. Kasih yang Membutuhkan (kej 1:26)
  • Alkitab Versi The Message Menerjemahkan ayat ini sebagai berikut, "Marilah kita menjadikan manusia.. yang memantulkan sifat kita." Karena kita memantulkan sifat Allah, dan karena Allah itu kasih, maka kita harus memantulkan kasih iini melalui tindakan - tindakan kita. Bagaimanakah kita dapat melakukan ini dalam hidup kita?
  • Sebagai manusia kita semua memiliki kebutuhan untuk mencintai dan dicintai. Bagaimanakah kasih Allah itu berbeda dengan kasih orang lain? Dapatkah Anda menggantikan yang satu dengan yang lain? Mengapa
II. Mengalami Kasih Itu (1 Yohannes 3)
  • Kasih Allah yang ajaib ditonjolkan di seluruh Kitab Suci. Penciptaan, Karunia Hari Sabat, rencana keselamatan, dan Roh Nubuat semuanya menegaskan sifat Allah yang penuh kasih. Saksikan bagaimana kasih Allah tidak terselami itu telah Anda alami secara khusus.
  • Karunia hidup kekal adalah ungkapan kasih yang tertinggi. Apakah lagi contoh-contoh lainnya mengenai kasih Allah?
III. Memantulkan Kasih (Mat 22:35-40)
  • Reaksi kita kepada Allah seyogianya adalah kasih kepada sesama. Hal ini mungkin sukar dilakukan di dunia yang penuh dengan dosa ini. Bagaimanakah caranya agar Anda dapat memantulkan kasih-Nya dengan lebih baik?

PENDALAMAN:
Tulisan Ellen G White :
Buku Kebahagiaan Sejati - "Kasih Allah Kepada Manusia (hal 9-16)"
Buku Alfa dan Omega jilid 6 - "Golgota (hal 391-409), Sudah Selesai (hal 401-418)"

KIRANYA NAMA TUHAN SAJA YANG DITINGGIKAN dalam diskusi kita
Selamat Belajar dan Berdiskusi !

Bacaan Renungan Pagi - April 2009

Bacaan Renungan Pagi - April 2009

01 April - Lagu Karen
02 April - Imbauan Untuk Kesempurnaan
03 April - Dan Petrus
04 April - Setiap Waktu yang Terang
05 April - TUHAN dari tahun-tahun yang hilang
06 April - Pelatihan Timotius
07 April - Manusia Besi
08 April - Diculik
09 April - Rehabilitasi Richard Nixon
10 April - Penatua dan Telur
11 April - Keju Lembut dari Pos
12 April - Yosua dan Malaikat
13 April - Kehalusan Budi Bahasa Kasih Karunia
14 April - Dibangun oleh Kasih Karunia
15 April - Kasih Karunia yang Benar
16 April - Pintu Gerbang Surga
17 April - Pegulat dari Surga
18 April - MEMBELI KEBAIKAN HATI
19 April - KASIH KARUNIA DARI MASAKAN DIRUMAH
20 April - ORANG YANG BERGAUL DENGAN ALLAH
21 April - PEGANGLAH TANGAN KANANMU
22 April - SEPERTI PADA ZAMAN NUH
23 April - BAPA ABRAHAM
24 April - PAMAN ABRAHAM
25 April - KASIH KARUNIA MELIMPAH
26 April - UJIAN TERTINGGI
27 April - SEEKOR ULAR BELUDAK DI DALAM RUMAH
28 April - PERJANJIAN KASIH KARUNIA
29 April - ALLAH KITA YANG TIDAK TANGGUNG-TANGGUNG
30 April - ORANG MATI YANG BERJALAN